Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Keberagaman di kota Kupang, itu bukan menjadi penghalang, Tetapi dia menjadi kekuatan. bukan menjadi jarak pemisah, tapi menjadi jembatan, itulah Kota Kupang,” tegas Christian Widodo.
Itulah alasan Christian Widodo memilih tema harmoni dalam Keberagaman. Harmoni itu bukan sama atau setara, tapi seimbang.
“Kita tidak bisa menyamakan semua orang, tidak bisa menyeragamkan semua orang, orang itu lahir dengan perbedaan dan keunikan masing-masing, tapi kita bisa hidup bersama dalam harmoni, dalam keseimbangan,” ujar dia.
Diakui Christian Widodo, Kota Kupang ini miniaturnya Indonesia dan NTT, yang memiliki semua suku, etnis, agama dan bisa hidup ratusan tahun, dalam harmoni yang begitu indah.
“Oleh karena itu, hari ini saya dan Ibu Wakil ingin merayakan Harmoni itu, dalam sebuah karnaval budaya. Ini pertama kalinya dalam sejarah, sejak Kota Kupang ada 140 tahun, kota-kota besar lain itu sudah punya parade budaya seperti ini,” jelas Christian Widodo. (win)
