Lewat High Level Meeting, Sumba Semakin Tangguh dalam Pengendalian Inflasi

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Pada pertemuan ini juga dilakukan launching aplikasi SIMPADA berbasis Android oleh Pemkab Sumba Barat, untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Inovasi serupa juga diikuti oleh kabupaten lain melalui implementasi PBB online, e-retribusi, dan pembayaran non-tunai via QRIS, yang terbukti meningkatkan efisiensi dan memperluas basis pendapatan daerah.

Bacaan Lainnya

Langkah ini menandai percepatan transformasi digital di sektor publik, sekaligus memperkuat fondasi fiskal daerah. Bank Indonesia menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi TPID dan TP2DD di seluruh Kabupaten Sumba.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, memaparkan kondisi inflasi Pulau Sumba berada di bawah rata-rata nasional, dengan tekanan utama berasal dari komoditas pangan seperti ikan dan daging ayam.

BI menyoroti kerentanan ketahanan pangan akibat produktivitas pertanian yang masih rendah dan ketergantungan pada pasokan luar daerah, sehingga perlu penguatan perencanaan tanam berbasis perubahan cuaca, pemanfaatan bibit unggul, dan modernisasi alat pertanian.

Pos terkait