Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Seperti pada tahun 2011 mendukung Obor Perdamaian Orang Muda Indonesia, yang kemudian melahirkan orang muda lintas agama (Kompak), yang pertama tampil pada Pawai Paskah Pemuda gmit,” papar Winston Rondo.
Selain itu, tambah Winston Rondo, mendiang mendukung perlombaan futsal antara pemuda gereja Katolik dan Protestan.
Sedangkan Dewan Pakar DPD PIKI NTT, Dr. Roddialek Pollo mengemukakan kesannya terhadap Uskup Emeritus, sebagai Uskup Egaliter dan Quasi Protestan.
“Sebagai pemimpin Katolik, ia bijaksana dan mencintai orang Protestan,” tegas Roddialek Pollo.
Sedangkan mantan Ketua GAMKI NTT, Gadi Buly mempunyai kesan Uskup Emeritus sangat humanis dan berelasi, dalam kegiatan keagamaan, tidak segan-segan ia menepuk bahu.
“Saya bangga sekali, ia tidak membeda-bedakan kami, baik umat protestan maupun katolik,” ungkapnya.
Ketua GMKI Cabang Kupang, Andra Viany berpendapat, Uskup Emeritus adalah sosok orangtua yang mengajarkan kepemimpinan melayani. Dan menjadi teladan mempromosikan keberagaman dan toleransi.





