Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Kedua, gelar Bupati Sikka Cup Oktober 2026 sebagai seleksi terukur menuju Ben Mboi Cup dan PON 2028. Kompetisi harus jaring atlet kelahiran 1 Januari 2003 ke atas, dengan seleksi berbasis kemampuan, disiplin, dan karakter, bukan nama besar klub.
Ketiga, perkuat kualitas pelatih dan wasit lewat pendataan, pelatihan, dan sertifikasi lisensi.
“Kita tidak mungkin membangun atlet profesional dengan sistem pembinaan yang tidak profesional,” katanya.
Keempat, talent scouting sistematis dari sekolah, klub, desa, dan kecamatan. Harus ada basis data atlet dan latihan berkelanjutan.
“PON 2028 tinggal dua tahun lagi. Kita tidak punya waktu untuk bekerja dengan cara biasa-biasa saja,” ujar Winston.
Lalu kelima, bangun kolaborasi dengan Pemkab, KONI, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat. Jangan kerja sendiri-sendiri baru sibuk cari biaya saat kejuaraan.
Bupati menyatakan dukungan penuh untuk Bupati Sikka Cup Oktober 2026 dan menekankan pembinaan usia dini, karakter, dan sportivitas.
Ketua Umum baru PBVSI Sikka, Rofinus Luer, menyatakan siap menjalankan lima agenda itu sebagai prioritas awal, termasuk konsolidasi dengan KONI dan klub.
