Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Kami ingin meningkatkan kemampuan pegawai dalam melayani. Budaya kepatuhan juga terus diperkuat agar tata kelola semakin baik,” jelasnya.
Charlie menekankan pimpinan cabang harus memiliki jiwa kewirausahaan dan kreativitas melihat peluang bisnis sesuai potensi daerah.
Untuk 2026, Bank NTT menargetkan menyetor dividen ke Pemprov NTT sebesar Rp37 miliar.
Wakil Ketua Komisi III DPRD NTT, Kristoforus Loko, mengatakan hampir seluruh anggota komisi sepakat mendukung penyertaan modal Rp30 miliar. Menurutnya, tambahan modal diperlukan agar rencana bisnis Bank NTT dapat dieksekusi tepat waktu.
“Kami berharap ruang gerak Bank NTT semakin luas sehingga program berjalan sesuai target. Dengan kinerja saat ini, target dividen Rp37 miliar optimistis bisa tercapai,” pungkas Kristoforus. (*/win)





