Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Arus kas operasional perusahaan juga menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Sepanjang 2025, arus kas dari aktivitas operasi mencapai sekitar Rp1,74 triliun, naik hampir 115 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, penerimaan premi meningkat menjadi Rp6,87 triliun dengan pembayaran klaim tetap terjaga
secara optimal.
Kinerja positif tersebut turut didukung oleh penerapan tata kelola perusahaan yang
baik. Laporan keuangan konsolidasian Jasa Raharja memperoleh opini “Wajar dalam
Semua Hal yang Material” dari auditor independen.
Selain itu, perusahaan kembali mempertahankan peringkat idAAA/Stable, yang mencerminkan kemampuan sangat
kuat dalam memenuhi kewajiban finansial jangka panjang.
“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Awaluddin, kinerja keuangan yang sehat harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Karena itu, Jasa Raharja akan terus memperkuat digitalisasi layanan,
memperluas kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta menghadirkan layanan perlindungan dasar yang semakin cepat, mudah, dan tepat sasaran bagi masyarakat,” ujarnya.





