Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Kelalaian mitigasi di hulu ini tidak hanya mengorbankan nasib ribuan mahasiswa yang ijazahnya terancam ilegal, tetapi juga menghancurkan reputasi kampus dalam semalam, dan menyeret para pejabatnya ke ranah hukum. Melalui pelembagaan sistem kepemimpinan sadar risiko ini, Undana secara taktis meruntuhkan manajemen amatir tersebut.
Dampak jangka panjangnya, pengelolaan anggaran jumbo Rp500 miliar akan dikawal oleh sistem deteksi dini (early warning system) yang kokoh, sehingga menutup rapat setiap celah kebocoran dana dan penyimpangan hukum.
Setiap pimpinan unit dipaksa berpikir preventif, memetakan ancaman operasional secara berkala, dan menjamin mutu pelayanan akademik tetap stabil terlepas dari dinamika politik kementerian.
Langkah matang ini mengamankan marwah Undana sebagai institusi yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus melesatkan nilai kematangan tata kelola (governance maturity) Undana agar layak bersanding di jajaran universitas berkelas dunia (World Class University). (*)





