Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Rumah sakit ini melayani sekitar 75 ribu pasien dan menyediakan pekerjaan bagi sekitar 60 orang. Kami juga mendukung berbagai pelatihan tenaga kesehatan dan secara rutin melaksanakan operasi katarak setiap tahun,” ujarnya.
David menjelaskan keterlibatan yayasannya bermula dari kerja sama pelayanan kesehatan bersama Kongregasi RVM yang kemudian berkembang menjadi dukungan pembangunan fasilitas rumah sakit.
Menurutnya, target peningkatan status rumah sakit menjadi tipe D saat ini telah mencapai sekitar 75 persen.
Direktur RSU Muder Ignacia SoE, dr. Hironimus Fernandez, menjelaskan rumah sakit yang dipimpinnya saat ini berawal dari sebuah balai pengobatan sederhana yang kemudian berkembang menjadi klinik sebelum akhirnya menjadi rumah sakit.
“Sesungguhnya perjalanan rumah sakit ini berawal dari mimpi seorang misionaris RVM yang datang ke Indonesia untuk melayani masyarakat di bidang kesehatan,” katanya.
Uskup Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakaenoni yang turut hadir dalam peresmian tersebut mengatakan gedung utama yang baru diberkati bukan sekadar bangunan fisik, tetapi simbol harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.





