Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Alarm Mutu Pendidikan Tinggi
Kondisi minimnya pengajar berkualifikasi doktor di NTT direspons sebagai sebuah alarm keras oleh otoritas pendidikan daerah. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV NTT, Prof. Dr. Adrianus Amheka, S.T., M.Eng., menyatakan bahwa fakta ini harus segera diintervensi bersama melalui aksi nyata oleh seluruh institusi pendidikan tinggi di NTT.
“ Pengembangan kualifikasi akademik melalui jalur beasiswa ini, menjadi pilar utama untuk mendongkrak mutu pendidikan tinggi di NTT agar mampu bersaing di tingkat nasional,” tegas Adrianus.
Menuju Standar Nasional
Bagi NTT, pemenuhan kuota 2.000 doktor baru dari program ini bukan sekadar mengejar angka statistik semata, melainkan prasyarat mutlak untuk menaikkan status akreditasi institusi lokal, memperluas akses dana hibah riset nasional, dan memastikan mahasiswa di Indonesia Timur mendapatkan kualitas pengajaran yang setara dengan wilayah barat.
Pendaftaran program, pengisian formulir, serta akses kualifikasi seluruh skema beasiswa ini sudah dapat diakses secara resmi oleh para dosen melalui laman elektronik kementerian di tautan https://kualifikasidikti.kemdiktisaintek.go.id/. (*)





