Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Barometerntt.com, Oelamasi — Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) Sedunia Tahun 2024, sebuah momentum refleksi pencegahan.
Hal ini disampaikan Asisten III Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay mewakili Pj. Bupati Kupang, Alexon Lumba, diĀ Aula Kantor Bupati Kupang, Jumat (6/12/2024).
Novita Foenay dalam sambutannya mengatakan, budaya dan ideologi patriarki masih dipraktekkan sebagian masyrakat di Indonesia, dimana kaum perempaun selalu dijadikan kaum kelas 2, dibawah kaum laki-laki, dalam semua aspek kehidupan.
“Kondisi ini, tidak hanya menutup partisipasi kaum perempuan di ruang publik, tetapi juga menyebabkan diskriminasi terhadap perempuan,” kata Novita Foenay.
Diakui dia, diskriminasi berdasarkan gender memunculkan sederet permasalahan yang menimpa perempuan, baik di dalam rumah tangga, masyarakat, maupun dalam kehidupan bernegara.
“Situasi ini akan terus berlangsung, selama tidak ada upaya untuk mengubahnya,” kata Novita Foenay.
Ditambahkan dia, apalagi ada pihak yang mengambil keuntungan, dari kondisi yang tidak adil itu. Sehingga diupayakan untuk dipelihara dan dipertahankan dengan berbagai macam alasan.





