Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Dalam kesempatan tersebut Awaluddin menyampaikan duka cita, kepada keluarga
korban. Sekaligus menyerahkan santunan secara langsung, sebagai bagian dari
komitmen Jasa Raharja, untuk memastikan hak korban dan keluarga dapat dipenuhi
secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan.
Awaluddin mengungkapkan, bahwa santunan tentu tidak dapat menggantikan
kehilangan orang yang dicintai.
“Namun, kami berharap santunan ini dapat menjadi bentuk kehadiran dan dukungan negara bagi keluarga yang sedang menghadapi masa duka,” ungkapnya.
Sejak proses evakuasi dimulai, Jasa Raharja telah menyiagakan petugas di
Kalimantan Selatan dan Jawa Timur. Para petugas memberikan pelayanan melalui
posko yang telah disiapkan, memastikan jaminan bagi korban, serta melakukan
pendataan dan verifikasi secara paralel.
Berdasarkan data hingga 2 Oktober 2026, sebanyak 188 orang telah dievakuasi.
Jumlah tersebut terdiri atas 108 korban selamat dan 80 korban meninggal dunia.
Dari 80 korban meninggal dunia, sebanyak 63 korban telah teridentifikasi, sedangkan 17





