Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menekankan pentingnya
edukasi kepada masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
“Kami masih menemukan banyak jalanan rusak yang tidak layak bagi pengendara selain itu pelanggaran masih menjadi isu utama,” tegas Rivan.
Data Jasa Raharja, lanjut Rivan, menunjukkan bahwa 82% korban kecelakaan yang disantuni disebabkan oleh pelanggaran lalu lintas. Oleh karena itu, upaya edukasi dan sosialisasi menjadi sangat krusial untuk meningkatkan
kesadaran keselamatan berkendara.
Sementara itu, Perwakilan Jasa Marga menyampaikan berbagai upaya yang telah
dilakukan untuk meningkatkan keselamatan berkendara di Tol Cipularang.
“Kami telah melakukan beberapa program kampanye keselamatan, termasuk di rest area KM 88B, yang melibatkan pengemudi kendaraan besar truk dan Nus,” tuturnya.
Selain itu, tambah dia, Tol Cipularang juga telah dilengkapi dengan tiga Jalur Penyelamat Darurat (JPD), yakni di KM
116, KM 92, dan KM 91 arah Jakarta.
“Jadi apabila kendaraan besar memiliki
gangguan, dan perlu untuk menghentikan kendaraannya sesegera mungkin, bisa
masuk ke JPD kami di tiga lokasi tersebut,” jelasnya.





