Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Usus Sehat, Imunitas Terjaga
Usus bukan hanya tempat mencerna makanan. Di dalamnya hidup triliunan mikroorganisme, termasuk bakteri yang dikenal sebagai mikrobiota usus.
Mikroorganisme ini membantu mengolah
komponen makanan tertentu,menghasilkan senyawa bermanfaat, dan mendukung kerja sistem kekebalan tubuh. Keseimbangan mikrobiota dapat terganggu oleh berbagai faktor, termasuk pola makan yang kurang beragam.
Jika makanan ultra-proses sering dikonsumsi sementara sayur, buah,
dan sumber serat jarang dimakan, mikroorganisme usus bisa kehilangan sebagian bahan yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsinya.
Gangguan keseimbangan mikrobiota dikenal sebagai disbiosis. Kondisi ini tidak otomatis terjadi pada setiap orang yang mengonsumsi makanan instan, tetapi menjadi salah satu hal yang diteliti dalam hubungan antara pola makan dan kesehatan pencernaan (Whelan et al., 2024).
Ketika keseimbangan mikrobiota dan lapisan pelindung usus terganggu, pengaturan respons kekebalan tubuh juga dapat terpengaruh. Tubuh menghasilkan zat pembawa pesan yang disebut
sitokin, seperti IL-6, TNF-α, dan IL-1β, untuk mengatur respons peradangan.
