Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Diakui Matamira Kale, sebagian besar kabupaten/kota mengalami pertumbuhan yang lebih lambat, dibandingkan rata-rata 4 tahun sebelumnya.
“Menurut kabupaten/kota, terdapat dua kabupaten yang mengalami peningkatan status capaian dibanding 2025, yakni Kabupaten Lembata dan Manggarai Barat. Kedua kabupaten tersebut pada tahun 2025 masih berstatus sedang, sementara pada 2026 meningkat menjadi tinggi dengan IPM telah lebih dari 70,” jelas dia.
Berdasarkan status IPM pada tahun 2026 di NTT, kata Matamira Kale, terdapat 12 kabupaten dengan status sedang, 9 kabupaten berstatus tinggi, dan 1 kota berstatus sangat tinggi.
“Kabupaten dengan IPM terendah pada 2026 masih ditempati Kabupaten Sabu Raijua dengan IPM sebesar 63,45. Sementara urutan teratas adalah Kota Kupang dengan IPM 84, yang sekaligus menjadikan Kota Kupang sebagai satu-satunya wilayah di NTT dengan status capaian sangat tinggi atau di atas 80,” papar Matamira Kale.
Berdasarkan tingkat pertumbuhannya, tegas Matamira Kale, IPM menurut kabupaten/kota tahun 2026, yang tertinggi terjadi di Kabupaten Sumba Tengah yakni 1,29 persen, sedangkan pertumbuhan terendah tercatat di Kota Kupang sebesar 0,42 persen. (win)





