Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Pada Maret 2026, Provinsi NTT alami Inflasi secara Month to Month (M to M). Urutan tertinggi yakni Waingapu sebesar 2,88 persen.
Hal ini disampaikan Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale dalam rilisnya secara virtual, Rabu (1/4/2026).
“Pada Maret ini, semua kota alami Inflasi,
Waingapu adalah yang tertinggi yaknin 2,88 persen, diikuti Kota Kupang 2,87 persen,” jelas Matamira Kale.
Dikatakan Matamira Kale, komoditas-komoditas yang mendorong dan penghambat Inflasi M to M ini, umumnya didominasi oleh kelompok komoditas makanan.
“Komoditas yang memberikan andil pendorong inflasi tertinggi, diantaranya angkutan udara 0,06 persen, ikan tembang 0,06 persen, bahan bakar rumah tangga 0,05 persen, cabe rawit 0,04 perseb dan cabe merah 0,04 persen,” papar dia.
Diakui Matamira Kale, tarif angkutan udara meningkat, karena permintaan yang tinggi, dimana pada bulan Maret ini ada libur panjang, seperti Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri.
“Sedangkan kenaikan harga komoditas cabe rawit, cabe merah dan ikan tembang disebabkan oleh produksi yang berkurang, karena faktor cuaca dan musim penghujan, yang membuat hasil panen cabe menurun,” jelas Matamira Kale.
