Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Berdasarkan wilayah cakupan Indeks Harga Konsumen (IHK), Inflasi M-to-M terjadi diseluruh wilayah cakupan.
Demikian diungkapkan Ketua Tim Statistik Distribusi BPS NTT, Putu Dita Pickupana, saat jumpa pers virtual, Senin (2/2/2026).
“Inflasi tertinggi terjadi di Maumere sebesar 1,69 persen dan terendah terjadi di Kota Kupang sebesar 0,14 persen,” jelas Putu.
Jika dilihat berdasarkan inflasi Y-on-Y pada Januari 2026, tegas Putu, semuanya mengalami inflasi dan cukup tinggi, ini akibat diskon tarif listrik yang ada pada awal 2025 yang lalu, sedangkan tahun ini tidak Ada.
Pada kesempatan yang sama, Putu menjelaskan, komoditas yang mendorong inflasi, umumnya didominasi oleh kelompok komoditas Makanan, minuman dan tembakau.
“Komoditas pada kelompok makanan, minuman dan tembakau, sangat rentan terhadap perubahan, dan tergantung pada banyak hal, seperti permintaan dan konsumen, ketersediaan pasokan yang berkaitan lagi dengan distribusi suatu komoditas atau kondisi cuaca, serta kondisi lainnya seperti bencana kebijakan pemerintah dan lain sebagainya,” urainya.
