Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Harmoni itu bukan berarti sama atau seragam, tetapi seimbang. Seperti nada dalam sebuah lagu yang berbeda-beda namun menghasilkan melodi yang indah, atau warna-warni dalam lukisan yang berpadu menjadi karya yang memukau,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kota Kupang telah meraih berbagai penghargaan, di antaranya masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran serta menerima penghargaan Kota Damai dan Inklusif. Prestasi ini, menurutnya, harus terus dijaga melalui kerja sama semua pihak.
Mengakhiri sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan Halal Bi Halal sebagai momentum tidak hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga saling menguatkan dalam membangun Kota Kupang yang damai, inklusif, dan penuh persaudaraan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kupang, mengungkapkan bahwa kehadiran Wali Kota dalam kegiatan Halal Bi Halal Kementerian Agama Kota Kupang merupakan bentuk komitmen nyata dalam membangun kebersamaan.
“Bahkan, menurutnya, ini merupakan kali kedua Wali Kota menghadiri kegiatan serupa, setelah sebelumnya digelar di Aula Muhammadiyah, yang semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama,” ujarnya. (*/win)





