Hadiri Rakornis Operasi Ketupat, Jasa Raharja Tekankan Tindakan Preemtif dan Preventif

Reporter: Hms 
| Editor: Redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

“Karena tahun ini liburnya panjang, arus silaturahmi perlu menjadi perhatian karena kecelakaannya banyak terjadi di situ. Di data kami, kalau pada saat arus mudik dan
balik biasanya tidak terlalu banyak, justru banyaknya terjadi pada arus silaturahmi,” aku Dewi.

Untuk itu kepada Dirlantas, Dewi meminta tolong dengan pemudik banyak yang pulang menggunakan sepeda motor dan mereka liburnya panjang, arus silaturahmi Itu yang berpotensi banyak kecelakaan.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataannya, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho
menyampaikan apresiasinya bahwa seluruh stakeholder telah berkoordinasi dan berkolaborasi dalam persiapan Operasi Ketupat 2025, termasuk mengikuti survei jalur ke jalan-jalan tol, jalan-jalan nasional, tempat-tempat wisata, serta pelabuhan, stasiun, dan bandara.

“Pada rapat koordinasi hari ini, secara teknis akan kita rumuskan dan simpulkan yang terbaik seperti apa. Semoga dengan rapat koordinasi ini, operasi Ketupat tahun ini bisa berjalan dengan baik.” ungkapnya.

Rakornis ini menjadi langkah penting dalam pelaksanaan Operasi Ketupat yang aman
dan berkeselamatan. PT Jasa Raharja, sebagai BUMN yang berkomitmen terhadap keselamatan transportasi, akan terus berperan aktif dalam memberi perlindungan dan keselamatan saat arus mudik dan balik pada Idul Fitri 2025. (hms)

Pos terkait