Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Tentunya harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku jasa konstruksi di daerah yang sehat, dan memperkuat kepatuhan terhadap regulasi standar keselamatan kerja,” paparnya.
Disamping itu, lanjut Melki Laka Lena, mengutamakan prinsip keberlanjutan, mengedepankan integritas profesionalisme dan kolaborasi, dalam setiap pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan menghasilkan produk jasa konstruksi yang berkualitas.
Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Kadis Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Benyamin Nahak dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini sebagai pedoman pelaksanaan evaluasi terhadap hasil pembangunan infrastruktur tahun 2025, dan peningkatan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi kedepan
“Sedangkan tujuan pelaksanaan kegiatan ini, yaitu mengevaluasi terhadap hasil pembangunan Infrastruktur Dinas PUPR NTT tahun 2025,” ungkap Benny Nahak.
Lalu, tambah dia, meningkatkan mutu penyelenggaraan jasa konstruksi, melalui penyampaian hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan, yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi,
