Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Hal ini, lanjut dia, telah memicu terjadinya peredaran uang, yang cukup lumayan ditangan masyarakat kecil, dan ini berkorelasi positif dengan pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sabu Raijua.
Membangun Tambak garam di Sabu Raijua kata Marthen Dira Tome, bukan hanya soal tersedianya lapangan kerja semata, tapi ini tentang cinta pada NTT dan rantai kehidupan yang ada di dalamnya.
“Tambak garam, bukan juga hanya mimpi belaka, tapi telah menghasilkan kristal putih yang asin, dan telah memberi kehidupan bagi ratusan Pekerja,” tandas Madito.
Menurutnya, semakin luas tambak garam dibangun maka, semakin banyak lapangan pekerjaan tercipta. Semakin banyak orang yang hidup lewat rantai kehidupan ekonomi yang terbangun.
“Tidak hanya pekerja, tapi buruh bagasi, para supir dan pemilik angkutan, hingga para pedagang kaki lima di dermaga dan lokasi tambak garam,” papar Madito.
Dikatakan Madito, ada banyak orang yang bisa menikmati hasil dari garam. Mulai dari para pekerja tambak, para pemilik kendaraan, kondektur demikian sopir serta para buruh bagasi di pelabuhan, yang melakukan bongkar muat.
