Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Sutana mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil peninjauan di tiga ruang perawatan, kondisi para korban yang dirawat menunjukkan perkembangan yang baik.
Seluruh pasien yang dikunjungi dalam keadaan sadar, termasuk seorang balita berusia dua tahun yang berhasil selamat dan berada dalam kondisi sehat.
“Penanganannya sangat maksimal. Kami sangat bersyukur ada satu bayi berusia dua tahun yang selamat dan dalam keadaan sehat, dan ada satu korban dari UGD juga
sudah masuk ke kamar rawat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii,
menyampaikan bahwa hingga saat ini operasi gabungan telah berhasil mengevakuasi 233 orang.
Sebanyak 176 korban telah dievakuasi ke Surabaya melalui Pelabuhan Tanjung Perak maupun jalur darat dari Ketapang, dengan lima korban dinyatakan meninggal dunia.
“Kemudian korban juga masih ada yang dalam perjalanan dari Masalembu, dan mudah-mudahan besok pagi sudah bisa kita terima di Tanjung Perak,” ujarnya.
Di lokasi yang sama, Awaluddin, menyampaikan bahwa Jasa Raharja telah bergerak cepat sejak awal, menerima informasi kejadian dengan melakukan koordinasi bersama Kementerian
Perhubungan, Basarnas, KSOP, Kepolisian, rumah sakit, dan seluruh instansi terkait
untuk memastikan proses pendataan korban dan penjaminan berjalan tanpa
hambatan.
