Deteksi Dini Zoonosis, Pakar Jepang Latih Peneliti Undana Teknik Diagnostik Rabies Mutakhir

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Direktur CADIC Universitas Miyazaki, Prof. Ayako Yoshida, menjelaskan, pihaknya membawa pengalaman panjang dalam pelatihan diagnostik, bagi tenaga kesehatan hewan di Jepang, untuk dibagikan kepada para peneliti di Indonesia.

“Fokus utama pelatihan ini, dengan penguasaan teknik deteksi virus rabies, secara cepat dan tepat,” kata Yoshida.

Bacaan Lainnya

Selain Yoshida, pelatihan ini menghadirkan narasumber spesialis Veterinary Public Health, Prof. Kentaro Yamada, serta Dr. Akitoyo Hotta dari Japan Institute for Health Security.

Para peserta tidak hanya menerima pengetahuan dasar, tetapi juga mempraktikkan langsung teknik diagnostik di Laboratorium Veteriner Dinas Peternakan Provinsi NTT.

Sinergi Lintas Sektoral
Rektor Undana, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng, menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat NTT.

“Pelatihan ini bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi komitmen untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dalam pengendalian rabies yang masih menjadi tantangan besar di wilayah kita,” tegas Jefri.

Pos terkait