Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang – Gunakan media sosial (medsos) secara bijak, agar investor datang dan bekerja dengan nyaman di Kabupaten Sabu Raijua (SaRai).
Permintaan tersebut disampaikan tokoh masyarakat SaRai, Marten Dira Tome di Kupang, Kamis (26/6/2025).
“Kalau gunakan medsos hanya untuk posting terkait perkelahian atau perebutan tanah, maka investor akan takut datang ke SaRai,” jelas Madito, sapaan akrabnya.
Madito membantah adanya isu di medsos bahwa di SaRai tidak ada tanah yang bisa dibebaskan, karena kenyataannya masyarakat ada rela melepaskan tanahnya.
“Seperti di Menia masyarakat rela melepas tanahnya seluas 500 ha, begitu juga di Sabu Tengah ada 500 lebih lagi, dan sebenarnya ada tanah yang sudah bebas sekitar 1.008 hektar, belum lagi di Liae,” tegas Madito.
Menurutnya, sebenarnya tinggal memfasilitasi saja pertemuan antara masyarakat dengan pemerintah, lalu tanda tangan kesepakatan dan penyerahan ke pemerintah atau perusahaan yang ada, kemudian perjanjiannya itu direalisasi.
“Kegiatan seperti ini saling menguntungkan, baik pemerintah, masyarakat dan pengusaha juga merasa diuntungkan, daripada posting-posting yang tidak benar,” jelas Madito.
