Dari Bali untuk Indonesia, Telkomsel Dorong Pembelajaran Matematika dengan AI

Reporter: win 
| Editor: redaksi
TelkomselxPemprov.BaliHadirkanEkosistemAIforEducation_5B.JPG_copy_500x333_copy_375x249

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

SkulPintar disiapkan untuk mendukung asesmen, sementara hasil program akan dipantau berbasis data agar bisa dievaluasi dan disempurnakan terus.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyambut baik inisiatif ini. Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam membangun SDM Bali Unggul.

Bacaan Lainnya

‘Kemampuan numerasi akan membentuk generasi yang terbiasa berpikir logis, bekerja berbasis data, dan siap beradaptasi dengan perkembangan zaman. Kami siap mendorong kolaborasi yang lebih luas agar manfaatnya dirasakan sekolah di seluruh Bali,” ujar Koster.

Pencetus Metode GASING, Prof. Yohanes Surya Ph.D, menambahkan filosofi dasar program ini.

“Tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah mereka yang belum dapat kesempatan belajar dari guru dan metode yang baik. Melalui GASING, matematika kami hadirkan secara sederhana, bertahap, dan menyenangkan,” ungkapnya.

Dalam konsep AI for Education, guru tetap menjadi pusat. Teknologi hanya sebagai alat bantu agar guru bisa memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan tiap anak, tanpa menggantikan peran empati dan tuntunan pendidik.

Pos terkait