Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Pada kesempatan itu, Christian Widodo berharap Muscab ini mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat, relevan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Pada akhirnya, otoritas bukan soal kekuasaan, tetapi tentang menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB, Lalu Hadrian Irfani, menegaskan bahwa Muscab kali ini mengedepankan semangat kebersamaan tanpa kompetisi internal. Proses tidak lagi berorientasi pada voting, melainkan pada perumusan program strategis lima tahun ke depan.
“Muscab ini bukan ajang perebutan posisi, tetapi ruang merumuskan strategi dan program untuk memperkuat peran PKB sebagai partai yang hadir dan bekerja untuk masyarakat,” jelas Lalu Irfani
Lalu Irfani juga mendorong seluruh kader PKB untuk terus hadir di tengah masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari kemiskinan hingga sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Bupati Kupang, Yosef Lede, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muscab merupakan forum strategis yang tidak hanya membahas konsolidasi organisasi, tetapi juga menentukan arah kebijakan dan program kerja partai ke depan.
