Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Identitas lokal bukanlah batasan, melainkan fondasi untuk menembus pasar global. Dengan inovasi, standarisasi halal, dan strategi digital yang tepat, produk UMKM NTT dapat menjadi kebanggaan Indonesia di pasar dunia,” tegas Rio Khasananda.
BI Prov NTT terus mendorong UMKM sektor modest fashion dan halal food untuk memperkuat standar halal, kualitas produk, branding, serta pemanfaatan teknologi digital guna memperluas akses pasar.
Hal ini sejalan dengan besarnya potensi pasar halal global yang mencapai lebih dari USD 2,3 triliun untuk makanan halal dan lebih dari USD 300 miliar untuk modest fashion.
Sejalan dengan tujuan tersebut, BI Provinsi NTT mengundang dua narasumber, yang merupakan Dewan IKRA yaitu: Ali Charisma untuk kategori modest fashion, dan Chef Bara Pattiradjawane untuk kategori halal food.
Selain kedua narasumber diatas, kegiatan capacity building, juga dirangkaikan dengan pelatihan digital marketing untuk UMKM oleh Edry Sengaji selaku digital marketer, pelatihan manajemen keuangan dan akses pembiayaan oleh Avif Galang selaku perwakilan perbankan syariah, dan sosialisasi pencatatan laporan keuangan, PeKA serta QRIS Experience dari internal BI Prov NTT.





