Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Jangan pernah malas belajar, karena ilmu adalah harta yang bisa membawa kita ke mana pun, tanpa membebani kita,” tegas Ara.
Yang terpenting, lanjut Ara, selalu andalkan Tuhan dalam setiap proses, karena Dia memberi yang terbaik.Gunakan waktu dengan bijak—apa yang dilakukan hari ini, akan menentukan siapa dirimu lima sampai sepuluh tahun nanti.
“Berani berbeda. Dunia butuh anak muda yang berani berpikir dan bertindak untuk perubahan.Jangan menunggu kesempatan—ciptakan kesempatanmu sendiri,” pungkas Ara Riwu.
Kisah Ara bukan hanya tentang seorang polisi muda yang dikirim ke negeri jauh. Ini adalah kisah tentang keyakinan yang lahir dari tanah timur, tentang mimpi yang sempat tertunda, namun tak pernah padam, tentang keberanian untuk melangkah meski jalan tak selalu pasti.
Di langit Bangui nanti, di bawah bendera biru PBB, nama Miha Israel Abysakh Ara Riwu, S.H akan menjadi bagian dari sejarah kecil bangsa—sebuah bukti bahwa anak muda dari ujung Indonesia pun, bisa berdiri di panggung dunia, membawa nama negaranya dengan kepala tegak dan hati penuh syukur. (*)
