BOTASUPAL NTT Gelar Rakor Tindak Pidana Uang Palsu

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Labuan Bajo – Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL) Provinsi NTT menyelenggarakan Rapat Koordinasi (rakor) dan Pengkinian Informasi Tentang Tindak Pidana Uang Palsu (Upal).

Rakor ini setidaknya merupakan yang pertama dalam dua tahun terakhir sebagai upaya terpadu dalam meminimalisir peredaran Upal, dan menjaga kepercayaan masyarakat akan Rupiah di NTT.

Bacaan Lainnya

BOTASUPAL terdiri dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Kejaksaan Tinggi NTT, Kepolisian Daerah NTT, Badan Intelijen Negara Daerah NTT dan Bea Cukai

Kegiatan strategis ini dibuka secara resmi oleh Didiet Aditya Budi Prabowo selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi yang berkelanjutan, antar seluruh unsur BOTASUPAL, untuk melindungi masyarakat dari peredaran upal, dan menjaga kepercayaan publik terhadap mata uang Rupiah.

Narasumber dalam kegiatan ini antara lain Kepolisian Daerah NTT, Kombespol Aldinan R.J. Hanter Manurung, ASINTEL Kejaksaan Tinggi NTT, Bambang Dwi Murcolono, Kasubagopsin Badan Intelijen Daerah NTT, Agustina, Penasihat Hukum Senior Departemen Hukum Bank Indonesia, Yukiko Lyla Usman, Asisten Analisis Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Abdul Basith Iqbal), dan Asisten Penyelia Perkasan KPw BI Provinsi NTT, Joko Sri Hartanto.

Pos terkait