BI NTT Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Perluasan Digitalisasi di TTS

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Intervensi difokuskan pada pekan kedua Maret untuk Ramadan, pekan keempat Maret hingga pekan kedua April untuk Idulfitri dan Paskah, serta pekan ketiga–keempat Mei untuk Iduladha dan Kenaikan Yesus Kristus.

Untuk menjaga stabilitas harga jangka menengah–panjang, Bank Indonesia NTT juga menyiapkan pengembangan kelompok tani unggulan (local champion) berbasis model bisnis best practice.

Bacaan Lainnya

Hingga 3 Maret 2026, telah dipetakan 68 kelompok tani potensial di NTT, enam di antaranya di TTS dengan komoditas aneka beras, cabai, bawang merah, telur ayam, dan daging ayam ras. Dukungan mencakup penguatan sarana-prasarana, pendampingan, dan pelatihan guna meningkatkan produktivitas dan kesinambungan pasokan.

Di sisi digitalisasi, TP2DD TTS telah menyediakan berbagai kanal transaksi non-tunai seperti mobile banking, EDC, QRIS, dan e-commerce.

Ke depan, pemanfaatannya akan terus ditingkatkan untuk memudahkan pembayaran pajak dan retribusi daerah, sehingga mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bank Indonesia NTT, juga mendorong implementasi Kartu Kredit Indonesia Segmen Pemerintah, guna memperkuat transparansi dan akuntabilitas belanja daerah. Sebagai tindak lanjut HLM, Bank Indonesia NTT akan memfasilitasi penyusunan Peta Jalan Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah TTS.

Pos terkait