Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Sampai dengan minggu pertama Oktober 2025, tercatat total insentif KLM mencapai Rp393 triliun, yang disalurkan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebesar Rp173,6 triliun, Bank Umum Swasta Nasional (BUSN) sebesar Rp174,4 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp39,1 triliun, dan Kantor Cabang Bank Asing (KCBA) sebesar Rp5,7 triliun.
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, sistem keuangan di Provinsi NTT tetap menunjukkan ketahanan yang baik dengan pertumbuhan intermediasi yang positif.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rio Khasananda, mengatakan, terdapat perbaikan likuiditas, peningkatan profitabilitas, serta efisiensi operasional perbankan di Provinsi NTT pada triwulan III tahun 2025.
Namun demikian, tantangan masih muncul pada sisi inklusi keuangan dan penyaluran kredit ke beberapa sektor seperti sektor produktif (pertanian, perdagangan, dan industri/manufaktur), UMKM dan perumahan.
Sehubungan dengan hal tersebut, strategi mendorong pada sisi hulu dan hilir perlu terus dilakukan, seperti penggunaan skema-skema pembiayaan yang tepat sesuai dengan karakteristik daerah serta peningkatan literasi keuangan masyarakat dan pelaku usaha untuk pembiayaan.
