BI NTT Bersinergi Perkuat Edukasi Pelindungan Konsumen Pejuang Devisa NTT

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Di tengah potensi tersebut, BI, OJK, BP3MI NTT, serta Pemerintah Daerah perlu memperkuat aspek pelindungan konsumen, bagi pekerja migran di tengah adanya risiko penggunaan jasa remitansi ilegal, akibat kurangnya pemahaman para pengguna.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rio Khasananda dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Pokja Sektor Jasa dalam DESK Peningkatan Penerimaan Devisa Negara, yang salah satu mandatnya adalah mendorong optimalisasi devisa dari pekerja migran.

Bacaan Lainnya

“Pokja Sektor Jasa dibentuk untuk memperkuat sinergi lintas kementerian, lembaga, dan industri dalam meningkatkan penerimaan devisa, khususnya dari sektor pekerja migran dan Pariwisata,” tegas Rio Khasananda.

Melalui forum ini, jelas dia, BI berkomitmen meningkatkan literasi keuangan digital bagi PMI agar lebih terlindungi, serta mendorong pemanfaatan layanan remitansi resmi yang aman, efisien, dan berdaya saing.

Rio Khasananda menambahkan bahwa inovasi sistem pembayaran, termasuk QRIS Cross Border, akan menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekosistem keuangan pekerja migran.

Pos terkait