Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
Lebih lanjut disampaikan, bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi NTT berpotensi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dalam mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas dia.
Pengembangan tersebut, lanjut Adidoyo, dapat dilakukan melalui mendorong rantai pasok halal secara end-to-end dimulai dari sertifikasi halal pada UMKM, sertifikasi dan re-sertifikasi Juru Sembelih Halal, hingga mendorong talenta – talenta NTT untuk mendorong kreasi tenun modest fashion.
Gubernur NTT yang diwakili oleh Kepala Dinas LHK, Sulastri H. I. Rasyid menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi syariah sejalan dengan salah satu Dasa Cita Pemerintah Provinsi NTT.
“Dalam upaya memperkuat struktur perekonomian daerah ke depan, diperlukan pengembangan sumber-sumber pertumbuhan baru, yang mampu mendorong ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Sulastri.
