Akademisi di NTT Sepakat Arah Kebijakan Energi Nasional Telah Selaras dengan Asta Cita Prabowo-Gibran

Reporter: win 
| Editor: redaksi

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

Prof David menjelaskan, ada dua poin penting untuk mendukung swasembada energi yang tengah dikejar oleh pemeritah. Pertama, edukasi soal kondisi Indonesia saat ini yang tengah mengalami krisis akibat impor energi dan kebocoran subsidi energi. Sehingga, masyarakat bisa menggunakan energi dengan bijak dan subsidi yang diberikan bisa tepat sasaran. Kedua, menggalang kekuatan perguruan tinggi untuk gencar melakukan riset EBT agar membangun generasi yang peduli dan solider terhadap energi.

“Ilmu kita harus kuat untuk hasilkan EBT sesuai kondisi lokal. Misalnya NTT, potensi panas bumi karena ring of fire. Tapi apakah ada program studi panas bumi? Tidak ada. Harus ada inisiasi perguruan tinggi membangun itu. Sumber daya manusia dulu yang diperkuat, jadi peran teknologi penting untuk mendorong energi terbarukan lebih cepat. Kalau tidak, transisi akan lama dan tidak berujung,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Pakar energi dari Universitas Nusa Cendana, Prof Fredrik L. Benu menegasakan Provinsi NTT siap menjadi salah satu pusat suplai EBT nasional untuk mendukung agenda Asta Cita pemerintah.

Pos terkait