Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
BarometerNTT.com, Kupang — Sesuai data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi NTT, penggunaan QRIS alami peningkatan setiap waktu.
Hingga bulan September 2025, transaksi QRIS di Provinsi NTT tercatat mencapai 32,7 juta transaksi, atau tumbuh hingga 77 persen (yoy), dibanding periode yang sama di Tahun 2024 yang mencapai 18,5 Juta transaksi.
Dari sisi nominal, sepanjang tahun 2025 tumbuh mencapai Rp. 2,92 Triliun atau tumbuh sebesar 34 persen (yoy), dibanding periode yang sama pada Tahun 2024 yang mencapai Rp 2,2 Triliun.
Dari sisi merchant, tercatat sebanyak 296 ribu merchant telah menerima pembayaran menggunakan QRIS atau tumbuh sebesar 15,21 persen (ytd), dibanding Desember 2024 yang tercatat sebanyak 257 ribu merchant.
Secara pengguna, tercatat sebanyak 321 ribu masyarakat NTT, telah bertransaksi menggunakan QRIS atau tumbuh sebesar 5,10 persen (ytd), dibanding Desember 2024 yang tercatat sebanyak 305 ribu pengguna.
“KPw BI NTT berkomitmen, untuk terus bersinergi dengan seluruh mitra kerja terkait,” ujar Kepala KPw BI NTT, Adidoyo Prakoso.
