Komisaris PLN Icon Plus Temukan Persaingan Tidak Sehat Operator Telekomunikasi di Kupang

Reporter: win 
| Editor: redaksi
IMG-20260727-WA0003_copy_1320x743_copy_660x371_copy_495x278

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com

+Gabung

BarometerNTT.com, Kupang – Komisaris PT PLN Icon Plus, Nicholay Aprilindo memberi peringatan keras, kepada operator telekomunikasi swasta di NTT. Terkait adanya persaingan tidak sehat, yang berujung pada perusakan dan pemutusan kabel fiber optik ICONNET di Kota Kupang.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke NTT pada 24-25 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

“Sebagai putra NTT, saya minta operator swasta yang lain, jangan mematikan ICONNET dan jangan coba-coba untuk mengancam. Karena ICONNET ini adalah perusahaan milik negara,” tegas Nicholay di Kupang, Jumat (25/7/2026).

Mantan Dirjen Penguatan Instrumen HAM Kementerian HAM RI ini menilai tindakan pemutusan kabel bukan hanya merugikan konsumen, tetapi juga melanggar aturan persaingan usaha.

Sebagai perusahaan milik negara, kerusakan pada obyek vital seperti jaringan komunikasi termasuk kategori perbuatan sabotase terhadap kedaulatan negara.

“Kalau mau bersaing, maka bersainglah secara sehat. Jangan saling menggunting dan jangan coba-coba mengancam. Saya ingin tegaskan dan ingatkan sekali lagi, jangan coba-coba mengancam. Kami menemukan di lapangan ada operator swasta yang bersaing tidak sehat dengan menggunting kabel fiber optic,” ujarnya.

Pos terkait