Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp BarometerNTT.Com
+Gabung
“Panas di Pulau Sabu ini jauh lebih panjang, dan itu sangat mendukung produksi garam. Saya bahkan berpikir, kalau pemerintah ingin mewujudkan swasembada garam nasional, kenapa tidak dimulai dari Sabu?” katanya optimistis.
Sementara itu, Owner PT Garindo, Aria, menegaskan komitmennya sebagai pelaku usaha, untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian garam nasional.
“Kami di Garindo ingin agar Indonesia tidak perlu lagi impor garam. Negeri kita punya lahan luas dan potensi besar. Garam dari Pulau Sabu ini mutunya sangat baik,” jelasnya.
“Saya berkomitmen memperluas lahan produksi di Sabu Raijua agar mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri,” tambahnya.
Dukungan terhadap langkah PT Garindo juga datang dari tokoh masyarakat dan pegiat garam, Marthen Dira Tome, yang melihat investasi ini sebagai peluang besar bagi ekonomi Sabu Raijua.
“Kami sempat bertemu dengan Pak Arya sejak September lalu. Dia pengusaha muda yang visioner, langsung bertindak tanpa banyak menunda. Dia tahu betul Sabu Raijua ini punya potensi luar biasa: iklimnya panas lebih panjang, air lautnya bagus,” tutur Marthen.
